YUK REVIEW XIAOMI MI A1
halo guys balik lagi nih sama aku hehe .. kali ini aku mau
review mi a1 yang gak kalah keren lah yah dengan harga mantap abis langsung aja
....
Ponsel Xiaomi identik dengan
tampilan antarmuka MIUI. Di kala banyak pengguna menyukai MIUI, karena berbagai
alasan sekelompok pengguna ponsel justru menghindarinya. Mereka mengaku
tertarik menjajal ponsel Xiaomi, tetapi enggan bersentuhan dengan MIUI.
Xiaomi Mi A1 menjadi jawaban. Ponsel
yang termasuk seri Android One itu tidak mengadopsi MIUI, melainkan
memakai stock Android. Jadi, bagi para penolak MIUI, tak ada alasan
lagi untuk tidak membeli ponsel Xiaomi deh. Apalagi, mengacu kepada hasil
uji pakai yang dilakukan penulis alias HSW, secara umum Mi A1 pantas disebut
sangat memuaskan di kelasnya.
disini
mi A1 ada 4 warna yang keren ada gold , rose gold , black , dan red
Desain
Xiaomi
Mi A1 mengusung desain yang cukup keren. Smartphone dengan
layar 5,5 inci ini mempunyai dimensi yang cukup ramping. Uniknya, dimensi ini
tidak mengurangi kenyamanan ketika dipegang satu tangan. Padahal, bodinya yang
berbalut metal seringkali menjadi masalah untuk pengguna yang tangannya mudah
berkeringat. Xiaomi Mi A1 mencoba menghapus pemahaman tersebut, dan hasilnya
bagi saya cukup sukses. Xiaomi menggunakan tekstur doff yang
membuat bodinya agak kesat.
Ditambah
lagi, desain pinggirannya yang cenderung lembut karena tidak memiliki sudut
lancip. Saya menggunakannya dengan memasukkan ke saku celana, dan tidak
menemukan rasa licin ketika menariknya, untuk sekadar memeriksa medsos atau
melihat jam.
Dimensi
ramping Xiaomi Mi A1 dibungkus dengan kualitas material yang solid. Saya tetap
menyarankan Anda menggunakan casing tambahan jika dirasa perlu. Meskipun terasa
solid, material metal tidak selalu menyediakan ketahanan terhadap benturan yang
lebih baik dari bodi plastik berlapis aluminium.
Desain
Xiaomi Mi A1 memang terlihat keren, tetapi jika kita lihat lebih jauh,
bentuknya tidak berbeda dengan ponsel kompetitor. Hal ini terlihat dari balur
antena yang membengkok di pinggiran atas dan bawah. Menggunakannya selama
beberapa waktu akan membuat Anda sadar bahwa tampilan depannya sudah cukup
familier, terutama jika Anda sebelumnya telah menggunakan ponsel besutan
perusahaan Tiongkok.
Anda
tidak salah jika merasa desain Mi A1 menyerupai produk flagship buatan
Apple. Penggunaan modul kamera berbentuk kapsul dan peletakannya di pojok kiri
atas, ditambah lagi ujung smartphone yang membundar memang
membuatnya mirip iPhone 7 Plus – dengan logo apel yang digantikan pemindai
sidik jari. Agar tidak terlalu identik, dual LED flash-nya
ditaruh di kiri modul kamera. Dan seperti Redmi Note 4, branding Mi
diterapkan secara halus.
Layar
Dengan layar 5,5-inci,
Mi A1 sudah bisa dikategorikan sebagai phablet. Panel LTPS (low
temperature polysilicon) IPS tersebut menghidangkan resolusi full-HD
1080×1920, memiliki kepadatan 403ppi dan rasio ke tubuh sebesar 70,1 persen,
juga telah diproteksi oleh lapisan Corning Gorilla Glass 3.
Fitur favorit saya
di displayhandset Xiaomi kembali hadir di Mi A1: smartphone ini
memungkinkan pengguna untuk meredupkan layar ke level paling
rendah. Setting ini biasa saya gunakan ketika
bermain smartphone di kamar sebelum tidur. Panel tersebut juga
sangat terang, efektif dalam melawan teriknya sinar matahari sewaktu Anda harus
menggunakan Mi A1 di ruang terbuka
Kekurangan utama di
sana adalah tingkatan kontrasnya. Warna hitam terlihat jadi sedikit kelabu,
kemudian beberapa warna cerah tampak washed out dan ‘lembut’.
Asumsi saya, hal ini juga menandai kurang akuratnya output warna
di layar.
- 5,5 inci (diagonal) LTPS FHD
- 450nit kecerahan
- 1920 x 1080 resolusi, 403
PPI
- 1000 : 1 rasio kontras
Software & Antarmuka
Sebagai
ponsel Android One, Xiaomi Mi A1 mengadopsi Android 7.0 Nougat versi terbaru,
dan dipastikan ia mendapatkan Android 8.0 Oreo. Xiaomi Mi A1 tidak dibungkus
dengan MIUI, membuatnya sebagai ponsel Xiaomi yang benar-benar berbeda selama
ini. Tampilannya yang sangat Google, sudah pasti menyediakan berbagai layanan
standar dari sang pencipta Android. Tampilan setiap ikon dan unsur warna yang
dipakai terlihat sangat khas yang biasanya tersedia untuk Google Pixel.
Aplikasi
standar seperti galeri, menggunakan layanan bawaan Google Photos.
Keuntungannya,m pengguna bisa melakukan sinkronisasi langsung ke cloud.
Google sendiri menjanjikan ruang penyimpanan tak terbatas untuk semua pengguna
Xiaomi Mi A1. Anda yang dulunya terbiasa menggunakan MIUI mungkin memerlukan
beberapa fitur khusus, dan Xiaomi mengakomodirnya dengan menghadirkan aplikasi
kamera dan pengatur infra merah.OS Android murni pada Xiaomi Mi A1 menawarkan
performa yang sangat ringan, baik ketika pertama kali dinyalakan, atau tengah
menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Alasannya, memang tidak banyak
aplikasi atau layanan tambahan yang terpasang, sehingga background
process akan lebih sedikit. Semua manajemen dan pengaturan tidak
menggunakan tema atau antarmuka tambahan. Ini memberikan ruang lebih kepada
pengguna untuk memasang aplikasi yang lebih banyak.
Kelebihan
berikutnya dari Xiaomi Mi A1 secara software adalah prioritas
untuk update dijanjikan lebih cepat, karena Google akan
mengawasi langsung distribusi update. Dengan kata lain, Xiaomi Mi A1 termasuk
ponsel yang lebih awal menerima pembaruan Android 8.0 Oreo
Kamera
Tentu saja,
kamera-lah yang menjadi atraksi utama di Mi A1. Komposisi kamera
ganda handset ini hampir menyerupai Mi 6. Di sana ada sensor
1µm 12Mp berlensa telephoto 50mm f/2.6 dan satu lagi sensor
1.25µm 12Mp wide-angle 26mm f/2.2. Proses fotografi dibantu
oleh fitur PDAF, optical zoom sebesar 2 kali, serta dual
flash LED. Tapi berbeda dari handset flagship Xiaomi
itu, Mi A1 tidak mempunyai optical image stabilization dan
fokusnya bekerja lebih lambat.
Selama ditunjang cahaya
yang mencukupi, Mi A1 mampu mengabadikan momen dengan tingkat detail tinggi dan
warna yang kaya. White balance-nya akurat, sanggup menyajikan
detail di zona terang dan gelap berkat tingginya dynamic range,
kemudian ujung objek juga tersaji tajam.
Kamera telephoto sendiri
sangat membantu ketika zoom harus dilakukan. Mutunya hampir
menyamai kamera utama – terutama dari segi detail, warna dan dynamic
range.
Efek stereo bisa
diaktifkan dengan menekan tombol di menu app kamera. Ada
beberapa syarat untuk mendapatkan foto bokeh yang optimal:
kondisinya tidak boleh terlampau gelap, dan objek target tak
boleh terlalu dekat atau melebihi jarak 2,5m dari kamera. Jika seluruh hal
itu terpenuhi, Anda akan memperoleh efek bokeh yang natural.
Di low-light,
foto-foto Mi A1 terlihat lembut, tapi jangan harapkan mempunyai detail tinggi.
Hasilnya penuh noise, dan tak jarang gambar jadi blur karena
absennya OIS.
Di acara peluncuranya, saya sempat mengomparasi
performa kamera Mi A1 dengan Mi 6 di ruang indoor, dan tentu
saja smartphone high-end Xiaomi itu jauh lebih unggul.
Untuk video, Mi A1 mampu
merekam di resolusi 4K, juga dibekali fitur time lapse serta slow-mo(720p di
120fps). Hasilnya memuaskan dan kontrasnya cukup baik, namun efek
ketiadaan optical stabilization lebih tampak jelas di sana.
Fungsi selfie tetap
ada, tapi tidak jadi perhatian utama Xiaomi. Di sisi depan, produsen hanya
membubuhkan kamera bersensor 5Mp. Ia ditunjang fitur beautification dan
Anda dipersilakan untuk mengatur intensitas dari efek ‘pemoles muka’ tersebut.
Fungsi kamera di Mi A1 disuguhkan lewat aplikasi buatan Xiaomi sendiri. Interface-nya
sederhana (sebagai pengguna Note 4, buat saya layout-nya sangat
familier), filter-nya disajikan via live preview, dan
mode berbeda dapat diakses melalui satu menu saja. Kemudian dengan memilih mode
manual, Anda bisa menentukan sendiri white balance, fokus, shutter
speed, hingga ISO
Kamera & Video
Dual kamera
- Lensa sudut lebar (Wide-angle)
- 12MP 1,25μm f/2.2
- Panjang fokus ekuivalen 26mm
- Lensa 5-piece
- Dual-tone flash
- Lensa Telephoto
- 12MP 1.0 μm, f/2.
- Panjang fokus ekuivalen 50mm
- Lensa 5-piece
- 2x optical zoom
- PDAF phase focus
- Peningkatan fotografi saat cahaya minim
- Penyesuaian HDR
- Mode Panorama
- Mode Foto beruntun
- Fungsi Pengenalan wajah
Kamera depan
- 5MP 1.12μm, f/2
- Mode Beautify dengan 36 profil smart beauty
- Timer selfie
- Pengenalan wajah (Facial recognition)
Video
- 4K / 1080p / 720p video, 30 fps
- 720p slow-mo video, 120 fps
Audio kualitas tinggi
Kombinasi antara smart
power amplifier 10V (terdepan di industrinya) dan algoritma Dirac HD sound yang
canggih menghasilkan output audio speaker yang lebih keras dan frekuensi rendah
(bass) yang dalam untuk musik dan telepon. Audio amplifier yang independen
mendukung headphone dengan tinggi impedansi hingga 600Ω.
Suara telepon lebih
jernih
Mi A1
memiliki mikrofon di atas dan bawah. Dikombinasikan dengan Fortemedia algoritma
pengurang bising, kamu bisa mendengar dengan jelas bahkan di daerah yang
berisik
Hardware
Mi A1 menyimpan
susunan hardware yang tergolong mumpuni untuk handset kelas
menengah, dan ini selalu menjadi kekuatan utama produk-produk Xiaomi. Di brand lain,
mungkin Anda ditawarkan harga beberapa ratus ribu rupiah lebih mahal. Ini dia
rincian spesifikasinya:
Prosesor
- Octa-core Snapdragon 625
prosesor, maks. 2,0GHz
- 14nm FinFET, performa
tinggi dan baterai tahan lebih lama
- Adreno 506 grafis 650MHz
- 4+32G
- 4GB RAM
- 32GB memori internal
- Memori eksternal sampai
dengan 128GB (microSD)
- 4+64G
- 4GB RAM
- 64GB memori internal
- Memori eksternal sampai dengan 128GB (microSD)
Meskipun baterai
3.080mAh di sana tidak terlihat spektakuler (Redmi Note 4 mempunyai baterai
4.000mAh), pemakaian Snapdragon 625 dan pengoptimalan sistem dari Google
membuatnya jadi lebih awet dibanding handset dengan baterai
3.000mAh lain.
Dalam satu kali isi
ulang, Mi A1 siap menemani saya beraktivitas seharian penuh. Proses isi ulang
juga jadi lebih mudah berkat port USB type-C yang
‘reversible‘, dan produsen tak lupa mencantumkan teknologi fast
charging.
Snapdragon 625 dan RAM
4GB sudah lebih dari cukup buat menangani aplikasi-aplikasi chat,
sosial media, software produktivitas, hingga game 3D
Mi A1 menyuguhkan
fitur dual SIM hybrid, salah satu slot-nya
dapat dipakai untuk menambah kapasitas penyimpanan via microSD.
Dan seperti handset Xiaomi yang sudah dipasarkan di Indonesia,
Mi A1 turut dilengkapi fungsi Mi Remote buat mengendalikan segala jenis
perabotan elektronik di rumah (AC, TV, kipas angin, proyektor, hingga kamera)
melalui sensor inframerah.
Performa dan Baterai
Xiaomi
masih menggunakan resep lama untuk menyajikan Mi A1: harga terjangkau dengan
spesifikasi tinggi. Perusahaan asal Tiongkok itu memadankan Qualcomm Snapdragon
625 dengan RAM 4GB dan memori internal 64GB untuk ponsel Android One miliknya.
Jika dibandingkan dengan para pesaingnya, seperti Moto G5S Plus, LG Q6 dan Coolpad Cool Dual, ponsel buatan Xiaomi memiliki spesifikasi
yang paling tinggi.
Namun,
seperti yang bisa Anda lihat pada gambar di bawah, ketika diuji menggunakan
pengujian sintetis alias benchmark, maka nilai yang dihasilkan oleh
Xiaomi Mi A1 tidak jauh berbeda dengan sebagian pesaingnya, yaitu Moto G5 Plus
dan Coolpad Cool Dual.
Ketika
digunakan untuk melakukan kegiatan sehari-hari, Xiaomi Mi A1 memang sudah lebih
dari cukup. Ponsel ini bahkan sudah cukup mumpuni untuk digunakan bermain game
berat. Memang, terkadang ada sedikit penurunan framerate, tapi itu masalah ini
tidak terlalu mengganggu.
Google memberikan dukungan fitur multitasking pada Android Nougat yang diluncurkan tahun lalu. Itu artinya, fitur multitasking tidak lagi didominasi oleh smartphone premium. Berbekal dengan Nougat, smartphone kelas pemula pun bisa menggunakan dua aplikasi sekaligus.
Namun, tidak semua memberikan pengalaman penggunaan multitasking yang mulus. Dengan spesifikasinya, Mi A1 sudah cukup mumpuni untuk memberikan pengalaman penggunaan dua aplikasi sekaligus yang nyaman.
Google memberikan dukungan fitur multitasking pada Android Nougat yang diluncurkan tahun lalu. Itu artinya, fitur multitasking tidak lagi didominasi oleh smartphone premium. Berbekal dengan Nougat, smartphone kelas pemula pun bisa menggunakan dua aplikasi sekaligus.
Namun, tidak semua memberikan pengalaman penggunaan multitasking yang mulus. Dengan spesifikasinya, Mi A1 sudah cukup mumpuni untuk memberikan pengalaman penggunaan dua aplikasi sekaligus yang nyaman.
Untuk masalah baterai,
seperti yang dapat Anda lihat pada grafik di atas, Xiaomi Mi A1 memang kalah
jika dibandingkan dengan pesaingnya. Meskipun begitu, baterainya dapat bertahan
cukup lama untuk digunakan seharian dengan pemakaian wajar.
Satu kelebihan lain yang dimiliki oleh Xiaomi Mi A1 jika dibandingkan dengan
pesaingnya adalah ia memiliki memori internal yang besar, yaitu 64GB. Sementara
pesaingnya biasanya hanya memiliki memori internal sebesar 32GB.
Kesimpulan
Di atas kertas, Xiaomi
Mi A1 menawarkan spesifikasi paling tinggi dari pesaingnya, setidaknya
menyangkut prosesor, RAM dan memori internal. Dengan sistem operasi Android
yang masih "murni", Mi A1 menawarkan pengalaman penggunaan yang
memuaskan, meski baterainya masih kalah jika dibandingkan dengan pesaingnya
yang lain.
Di harga Rp3 jutaan,
Mi A1 sudah dilengkapi dengan dua kamera belakang yang performanya cukup baik.
Ponsel ini bisa menghasilkan foto dengan efek "Bokeh". Selain itu,
foto dari Mi A1 juga cukup detail.
























